Bhineka Eka Bhakti Samodra
Korps Alumni P3B
Home
Kegiatan "Jerit Malam " Calon Taruna XLVI Di Pemakaman Tionghua Kedung Mundu Semarang
     
 

Semarang 13 Agustus 2009

Melengkapi kegiatan Madabintal Catar Angkatan XLVI PIP Semarang, kamis malam tanggal 13 Agustus 2009 unit PMM (Pembinaan Moral & Mental), mengadakan kegiatan malam untuk Catar baru angkatan XLVI. Kegiatan ini dinamakan "Jerit Malam" adapun rute yang di tempuh adalah start dari PIP Semarang-Pemakaman Tionghua Kedung mundu - kembali ke PIP Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Calon taruna angkatan XLVI didampingi oleh para perwira Resimen dan beberapa Dosen, serta staff pendukung lainya.

Pukul 21.00 WIB peserta “Jerit Malam” berkumpul untuk melaksanakan apel malam yang dipimpin langsung oleh PUDIR III, Capt.H.S.Sumardi, SH.MM di Plaza PIP Semarang. Dalam breafing apel pemberangkatan Pudir III berpesan agar Calon Taruna XLVI melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh sungguh dan tetap menjaga ketertiban mengingat kegiatan dilaksanakan di luar kampus. Sebelum diberangkatkan Panitia “Jerit Malam” memberikan instruksi mengenai rute kegiatan “Jerit Malam” dan panitia juga memberikan kata sandi yang akan digunakan dalam kegiatan nantinya, dimana kata sandi hanya diketahui oleh peserta dan panitia saja. Tepat pukul 21.15 WIB peserta diberangkatkan dari kampus PIP menuju ke lokasi acara “ Jerit malam “ semua peserta bergerak dengan posisi berbaris sesuai dengan regu yang telah dibentuk sebelumnya. Guna menunjang kelancaran dan keamanan dijalan raya maupun dilokasi “Jerit malam” panitia dibantu oleh Taruna senior dan para Instruktur dari TNI AL. Jarak Kampus PIP Semarang dengan lokasi “jerit malam” berjarak kurang lebih 5 (lima) Kilometer jarak yang cukup jauh untuk berjalan kaki, namun Calon Taruna XLVI dapat melaksankanya dengan penuh semangat sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi.

Sesampainya di Lokasi pemakaman Tionghua Kedung mundu masing masing regu segera menempatkan diri yakni ceking dan istirahat di pos pos yang telah ditentukan dimana setiap pos sudah dijaga oleh para perwira dan di sana para peserta akan diberi petunjuk teknis untuk menuju ke lokasi inti gladi malam yang mana peserta akan memasuki pos pos yang lokasinya dalam komplek pemakaman. Para peserta harus memasuki pos demi pos sesuai instruksi perwira dimana para peserta berjalan berjajar dengan jarak kira kira 10 meter satu dengan lainya, dan peserta hanya dipandu oleh seutas tali yang telah dipasang oleh panitia sebelumnya. Suasana malam begitu mencekam ditambah saat itu hujan gerimis membuat suasana semakin mengerikan medan yang cukup terjal membuat para peserta harus ekstra hati hati, tak jarang para peserta berteriak histeris karena ketakutan. Peserta memang tidak diperkenankan membawa lampu senter sehingga harus berjalan pelan bahkan terkadang merayap menyusuri jalan terjal dengan berpedomankan seutas tali petunjuk jalan. Dalam setiap pos mereka mendapat pertanyaan dan memecahkan permasalahan yang diberikan oleh para perwira. Para peserta harus bisa melewati setiap pos untuk bisa menuju pos berikutnya, ada paling tidak 3 pos yang harus dilewati untuk mencapai pos finish.

Direktur PIP Semarang Capt.Bambang Purnomo,M.Mar, didampingi Pudir I, Pudir III, berkenan hadir di pos finish. Pos finish terletak ditengah tengah pemakaman Tionghua Kedungmundu, disanalah semua peserta berkumpul sebagai pos terakhir. Di pos finish ini para peserta melaporkan diri kepada perwira untuk selanjutya mendapat makan malam dan beristirahat sebentar sambil menunggu teman temannya. Kegiatan berakhir pukul 04.00 WIB dan segera dibariskan untuk kembali ke kampus PIP Semarang. Kegiatan “Jerit Malam” ini bertujuan untuk memperkuat fisik dan mental calon taruna agar setelah menjadi taruna akan menjadi pribadi yang berani, tangguh,tidak ragu dalam mengambil keputusan.